Ketahanan Iklim

Ketahanan iklim adalah kemampuan suatu sistem—baik itu manusia, masyarakat, ekosistem, atau sektor pertanian—untuk menghadapi, beradaptasi, dan pulih dari dampak perubahan iklim. Konsep ini menekankan tidak hanya pada mitigasi dampak, tetapi juga pada kapasitas untuk tetap berfungsi dan berkembang meskipun terjadi perubahan iklim ekstrem seperti kekeringan, banjir, badai, atau gelombang panas.

Aspek utama ketahanan iklim meliputi:

  • Adaptasi: kemampuan menyesuaikan praktik, kebijakan, dan teknologi agar tetap produktif di tengah perubahan iklim. Contohnya, penggunaan varietas tanaman tahan kekeringan atau pembangunan infrastruktur anti-banjir.

  • Mitigasi risiko: tindakan untuk mengurangi kerentanan terhadap dampak iklim, seperti konservasi tanah, hutan, dan pengelolaan sumber daya air.

  • Pemulihan: kemampuan pulih setelah terjadi bencana terkait iklim, termasuk restorasi ekosistem dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Dalam konteks pertanian, ketahanan iklim membantu petani mempertahankan produktivitas, mengurangi kerugian akibat cuaca ekstrem, dan mendukung keberlanjutan pangan. Secara luas, ketahanan iklim merupakan aspek penting bagi pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan masyarakat, dan perlindungan ekosistem di era perubahan iklim global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *